Total Tayangan Halaman

Minggu, 30 November 2025

Hari Guru Nasional di SMKN 7 MATARAM




















 

ON THE JOB TRAINING (OJT) PAPARAN 4 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah • IN-SERVICE TRAINING 2 14-17 November 2025

 ON THE JOB TRAINING (OJT)

PAPARAN 4

Kementerian Pendidikan

Dasar dan Menengah

• IN-SERVICE TRAINING 2

14-17 November 2025









Materi Umum (4 JP)

1. Kebijakan Daerah

Materi ini membekali peserta dengan pemahaman terhadap arah, kebijakan, dan prioritas pendidikan di tingkat daerah. Peserta diharapkan dapat menyelaraskan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan kebijakan pendidikan lokal agar lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan satuan pendidikan.

2. Orientasi Kegiatan

Peserta diperkenalkan pada tujuan, struktur, dan mekanisme pelaksanaan program pelatihan. Bagian ini membantu memastikan semua peserta memahami alur kegiatan, sistem penilaian, serta hasil akhir yang diharapkan dari proses pelatihan.

Materi Inti (203 JP)

Materi inti merupakan bagian terpenting dari pelatihan yang berfokus pada peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional pendidik untuk mewujudkan pembelajaran mendalam dan bermakna.

1. Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset) dalam Pembelajaran Mendalam

Peserta belajar bagaimana mengembangkan pola pikir bertumbuh, baik untuk diri sendiri maupun peserta didik. Materi ini menekankan pentingnya sikap terbuka terhadap tantangan, kegigihan dalam belajar, dan keyakinan bahwa kemampuan dapat ditingkatkan melalui usaha dan refleksi berkelanjutan.

2. Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam

Materi ini menjelaskan prinsip dasar, komponen, dan indikator pembelajaran mendalam. Guru dilatih untuk merancang proses belajar yang tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir kritis dan kreatif siswa.

3. Prinsip dan Pengalaman Belajar

Peserta merefleksikan pengalaman belajar mereka sendiri serta mengidentifikasi prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif. Pendekatan ini mendorong pembelajaran berbasis pengalaman dan penerapan teori ke dalam praktik nyata.

4. Asesmen dalam Pembelajaran Mendalam

Materi ini mengajarkan bagaimana menyusun, melaksanakan, dan menganalisis asesmen yang mendorong pembelajaran mendalam. Peserta belajar menilai tidak hanya hasil belajar, tetapi juga proses dan keterampilan berpikir peserta didik.

5. Perencanaan Pembelajaran

Peserta mengembangkan kemampuan menyusun rencana pembelajaran yang terstruktur, fleksibel, dan kontekstual. Perencanaan ini mencakup tujuan, strategi, media, serta penilaian yang relevan dengan karakteristik peserta didik.

6. Implementasi dan Refleksi Pembelajaran Mendalam

Tahap ini berfokus pada praktik nyata penerapan pembelajaran mendalam di kelas, dilanjutkan dengan refleksi terhadap efektivitas pelaksanaan serta dampaknya pada peserta didik.

7. Inkuiri Kolaboratif

Peserta melakukan kegiatan inkuiri atau penelitian sederhana secara kolaboratif untuk menemukan solusi atas tantangan pembelajaran. Pendekatan ini menumbuhkan budaya belajar berkelanjutan dan kerja sama antarpendidik.

Materi Penunjang (5 JP)

1. Rencana Tindak Lanjut

Peserta menyusun rencana konkret penerapan hasil pelatihan di lingkungan kerja masing-masing agar pembelajaran yang diperoleh berkelanjutan.

2. Evaluasi dan Refleksi

Peserta melakukan evaluasi terhadap seluruh proses pelatihan, baik dari sisi capaian individu maupun efektivitas kegiatan, serta merefleksikan pembelajaran yang diperoleh.

3. Asesmen Awal dan Asesmen Akhir

Materi ini melibatkan penilaian kemampuan awal dan akhir peserta untuk mengukur peningkatan kompetensi dan efektivitas program pelatihan.

Kesimpulan Umum

Program pelatihan dengan total 212 JP ini dirancang secara komprehensif untuk memperkuat kompetensi pendidik melalui penguasaan konsep, penerapan praktik reflektif, dan pengembangan pola pikir bertumbuh. Kombinasi antara materi asinkron, tatap muka (IN), dan daring (ON) memungkinkan fleksibilitas belajar yang seimbang antara teori dan praktik.





















BIMTEK SMART BOARD IFP Astoria Hotel LombokRidhan Hadi, M. Pd27-29 November 2025

BIMTEK SMART BOARD IFP
Astoria Hotel Lombok
Ridhan Hadi, M. Pd

27-29 November 2025


A. TUJUAN PELAKSANAAN BIMTEK

Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Smart Board Interactive Flat Panel (IFP) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis digital yang mendukung pembelajaran abad 21.

Adapun tujuan khusus Bimtek ini meliputi:1. Meningkatkan Kompetensi Digital Pendidik
  1. Peserta diharapkan memahami fungsi, fitur, dan cara kerja Smart Board IFP sebagai perangkat pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan kualitas proses pembelajPendidi
  2. Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran
  3. Guru didorong untuk memanfaatkan Smart Board sebagai media pembelajaran modern yang mengintegrasikan teks, gambar, video, internet, dan aplikasi pembelajaran dalam satu perangkat.
  4. Mendukung Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
  5. Smart Board digunakan sebagai media pendukung pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kreatif sehingga dapat memperdalam pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran.
  6. Meningkatkan Mutu Layanan Pendidikan
  7. Dengan penguasaan Smart Board, proses pembelajaran menjadi lebih menarik, efektif, dan efisien sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.
  8. Mempersiapkan Guru Menghadapi Era Digitalisasi Pendidikan
  9. Peserta dibekali keterampilan teknologi pendidikan yang relevan dengan kebijakan transformasi digital dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan sekolah.

B. PROSES PELAKSANAAN BIMTEK SELAMA 3 HARI
Pelaksanaan Bimtek berlangsung secara bertahap dan sistematis selama tiga hari dengan metode ceramah, demonstrasi, diskusi, dan praktik langsung (hands-on). 

HARI PERTAMA:
Pengenalan Smart Board IFP dan Dasar Pengoperasian
Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada pembekalan teori dasar dan pengenalan perangkat.
Kegiatan utama meliputi:
  • Pembukaan dan sambutan penyelenggara
  • Pengenalan konsep Smart Board dan fungsinya dalam pembelajaran
  • Memahami bagian-bagian Smart Board IFP
  • Cara menghidupkan dan mengoperasikan Smart Board
  • Pengenalan fitur utama: touch screen, whiteboard digital, screen sharing
  • Simulasi penggunaan dasar oleh instruktur
  • Diskusi dan tanya jawab
  • Hasil yang diharapkan:
  • Peserta mampu mengoperasikan Smart Board IFP secara mandiri dalam fungsi dasar. 

HARI KEDUA:
Pemanfaatan Smart Board dalam Pembelajaran Interaktif
Pada hari kedua, peserta mulai diarahkan untuk pemanfaatan Smart Board dalam proses pembelajaran nyata.
Kegiatan utama meliputi:
  • Pengenalan aplikasi pembelajaran dalam Smart Board
  • Penggunaan fitur multimedia (video, audio, dan gambar)
  • Integrasi dengan laptop dan smartphone melalui screen mirroring
  • Pemanfaatan internet sebagai sumber belajar
  • Praktik menyusun materi ajar berbasis Smart Board
  • Simulasi kegiatan pembelajaran di kelas menggunakan Smart Board
Hasil yang diharapkan:
Peserta mampu membuat materi pembelajaran interaktif berbasis Smart Board. 

HARI KETIGA:
Praktik Mandiri, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
Hari terakhir difokuskan pada praktik berkelanjutan dan evaluasi kemampuan peserta.
Kegiatan utama meliputi:
  • Praktik mandiri oleh peserta
  • Presentasi hasil praktik
  • Evaluasi oleh instruktur
  • Pemberian umpan balik
  • Diskusi kendala dan solusi di lapangan
  • Penyusunan rencana tindak lanjut (RTL)
  • Penutupan kegiatan
  • Hasil yang diharapkan:
  • Peserta siap menerapkan Smart Board dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

C. METODE PELAKSANAAN

Metode yang digunakan dalam Bimtek ini adalah:
  • Ceramah interaktif
  • Demonstrasi langsung
  • Praktik individu
  • Diskusi kelompok
  • Presentasi hasil peserta
  • Pendampingan instruktur

D. OUTPUT KEGIATAN
Bimtek ini diharapkan menghasilkan:
Guru terampil mengoperasikan Smart Board
Materi ajar digital berbasis Smart Board
Rencana tindak lanjut penerapan di sekolah
Peningkatan kualitas pembelajaran
Terbentuknya komunitas praktik guru berbasis digital. 

E. KESIMPULAN
Bimtek Smart Board IFP selama tiga hari di Astoria Hotel Lombok merupakan kegiatan strategis dalam mendukung transformasi digital pendidikan. Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya dikenalkan teknologi, tetapi juga dibekali keterampilan praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas secara nyata.


































































 

Hari Guru Nasional di SMKN 7 MATARAM