Lelah
Dengarkan wahai malam
Aku akan jujur padamu
Tak sanggup Aku terjebak dalam lipatan
Sudah hampir tak terhitung
berapa kali sakit itu datang
Dalam tawa Aku menjerit
Berdusta akan rasa yang aku alami
Lelah adalah kata yang paling tepat
Benci sudah tak mampu ku umpat lagi
Dasar kau perangai bejat
Rasa sakitnya sedikitpun kau tak ingat
Ketika itu kau berkata aku akan bertaubat
Aku tidak berpikir panjang
kata maaf pun kuberi tanpa syarat
Tak sampai tiga hari
Perangai bejatmu pun muncul kembali
Seribu kali bukan hitungan lagi baginya
Karena dia akan tetap mengulanginya
Entah setan apa dalam dirinya
hingga berulang kali dianggap satu kali
Siapa yang sanggup bersamanya
Tiada hari tanpa amarah
Badai kehancuran datang menghantui
Itu sungguh menjijikkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar